Madrid Ingin Kalahkan Barca

Madrid Ingin Kalahkan Barca

Walaupun menang di leg pertama, Real Madrid tidak akan santai saat menjamu Barcelona. Bek kanan Madrid, Dani Carvajal, mengatakan timnya tetap membidik kemenangan.

Berkat kemenangan 3-1 di Camp Nou, akhir pekan lalu Los Blancos melangkah lebih ringan menuju gelar juara. Di leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (17/8) WIB, Madrid hanya butuh minimal hasil seri melawan Barcelona.

Akan tetapi, Barca sudah jelas tidak akan menyerah begitu saja. Sekalipun, pasukan Ernesto Valverder ini dihadapkan pada pekerjaan yang jauh lebih berat: menang dengan selisih tiga gol.

Mengingat situasi ini, Carvajal mengakui bahwa Madrid diuntungkan dengan kemenangan itu. Namun, bukan jaminan juara bagi El Real.

“Mengalahkan Barcelona di kandang mereka sendiri adalah sebuah langkah penting menuju kemenangan Piala Super,” ungkap Carvajal.

“Kami akan mencoba memainkan sebuah pertandingan hebat lainnya di Bernabeu. Kami akan mengincar kemenangan — kami tidak mengandakan keunggulan dari hasil leg pertama.”

Pertandingan tidak akan mudah bagi Madrid, terlebih karena absennya sang megabintang Cristiano Ronaldo.

Bale Tak Pernah Berpikir untuk Hengkang dari Madrid

Bale Tak Pernah Berpikir untuk Hengkang dari Madrid

Gareth Bale menegaskan tak akan meninggalkan Real Madrid. Pemain asal Wales ini bertekad kembali masuk ke tim inti.

Musim 2016/2-17 bisa dikatakan menjadi perjalanan yang berat untuk Bale. Dia setidaknya empat kali dibekap cedera dengan durasi waktu perawatan yang lumayan lama.

Selama Bale cedera, posisinya di tim inti kerap digantikan oleh Isco. Mantan pemain Malaga itu selalu tampil oke selama mendapat kesempatan bermain. Isco bahkan mampu mencetak 10 gol dan 11 assist.

Imbas dari itu, Bale hanya bisa bermain sebanyak 27 kali dan mencetak sembilan gol dan lima assist di seluruh ajang. Padahal, di musim sebelumnya dia bisa bermain sampai 31 kali dengan mencetak 19 gol dan 15 assist di seluruh kompetisi.

Kini, masa depan Bale di Santiago Bernabeu dispekulasikan. Madrid kerap disebut-sebut akan melepas mantan pemain Tottenham Hotspur ini dan mengalihkan penjualan untuk membeli bintang AS Monaco, Kylian Mbappe.

Bale pun akhirnya angkat suara terkait masa depannya. Dia menegaskan tak akan hengkang dari Madrid dan siap untuk membuktikan diri agar kembali jadi pilihan pertama.

“Saya tidak berpikir untuk meninggalkan Madrid. Sebenarnya saya tak membaca apapun mengenai (rumor) itu,” kata Bale.

“Jelas saya merupakan pemain Inggris Raya dan saya selalu dikaitkan untuk kembali ke rumah. Itu terjadi saat (David) Beckham, serta pemain Inggris lain yang berkiprah ke Spanyol. Itu bukan hal baru.”

“Saya senang bermain untuk Madrid. Ketertarikan adalah ketertarikan tapi masih belum ada suatu hal yang nyata atau tawaran lain. Jadi, tak ada yang perlu dibahas.”

“Saya tahu sulit untuk mendapatkan tempat kembali, tapi saya di Real Madrid untuk itu,” eks pemain Tottenham Hotspur itu menambahkan.

Zidane Sudah Menang Sejak di Ruang Ganti

Zidane Sudah Menang Sejak di Ruang Ganti

Real Madrid memetik sukses besar di bawah arahan Zinedine Zidane. Sergio Ramos menyebut sukses itu karena Zidane bisa menguasai ruang ganti pemain.

Zidane mengantarkan Madrid meraih lima gelar dalam satu setengah musim kiprahnya sebagai pelatih di sana. Dia mengantarkan Los Blancos dua kali juara Liga Champions dan mengembalikan trofi Liga Spanyol ke Santiago Bernabeu, dengan turut memenangi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Berkat Zidane, Madrid mencatatkan diri sebagai tim pertama yang bisa mempertahankan eglar Liga Champions di format teranyar. Selain itu, Los Merengues mengakhiri puasa gelar liga setempat empat musim.

Ramos menyebut pengalaman besar Zidane sebagai pemain amat berpengaruh, dan auranya sebagai pemain legendaris membawanya berkuasa di ruang ganti.

“Pelatih kami memecahkan semua rekor yang ditetapkan oleh setiap pelatih yang sebelumnya telah menangani tim ini. Kuncinya adalah dia sudah mampu menyaluran semua talenta yang dia punya sebagai pemain ke skuat,” kata Ramos.

“Dia sudah memenangi hati pemain di ruang ganti, yang mana tidak mudah (dengan para pemain bintang) dan kami semua dekat dengannya.”

“Merupakan kegilaan bisa meraih tiga gelar Liga Champions dalam empat tahun. Ketika kami menuntaskan karier, kami akan mampu mengingat kembali dan melihat apa yang telah kami capai, dan kami bisa melihat ke medali-medali kami,” tambahnya.

Ronaldo Membela Donnarumma

Ronaldo Membela Donnarumma

Terkait masa depan kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma, masih menjadi perbincangan. Mantan pemain Milan, Ronaldo Luiz Nazario, sempat membela Donnarumma.

Pesepakbola 18 tahun itu menolak memperpanjang kontrak dengan Milan yang akan habis pada musim panas tahun depan. Keputusan itu memuat Donnarumma menjadi sasaran kemarahan sebagian besar supporter Rossoneri.

Di media sosial, Donnarumma di-bully. Donnarumma juga pernah dihujani dollar palsu saat berlaga bersama U-21 belum lama ini, sebagai anggapan bahwa dia adalah pemain mata duitan.

Ronaldo pernah memperkuat Milan selama lima tahun, usai membela rival sekota Inter Milan juga dalam periode yang sama pada akhir 90’an. Menurut pemain legendaris Brasil itu, keputusan Donnarumma merupakan hal yang wajar.

“Terlalu banyak perasaan, emosi, bahkan dari Milanisti,” ucap Ronaldo.

“Para pemainnya mungkin sedikit dari kebanyakan, karena mereka paling rentan. Kalau mereka tidak pindah mereka berisiko stagnan dan jika mereka menerimanya maka dengan mudah akan dicap sebagai pengkhianat.”

“Saya bukannya membenarkan Donnarumma. Saya hanya bilang bahwa Anda mesti berhati-hati tentang menilai seseorang. Dia benar-benar memiliki hak untuk memilih, dia harus bisa memilih di mana dia paling dihargai, paling termotivasi.”

“Itu juga bisa artinya Milan, sudah jelas. Namun, setiap orang memiliki tantangan masing-masing dan Anda harus menghormatinya.”

“Saya pun bergonta-ganti tim, memang benar. Klub-klub itu seringkali merupakan pilihan yang berat tapi mereka selalu menjadi tantangan-tantangan yang penting,” sambung pemain terbaik dunia tiga kali itu.

Real Madrid menjadi salah satu klub yang dikabarkan ingin memburu Donnarumma. “Bursa transfer bukan wewenang saya. Saya baca dia disukai, tapi itu kan wajar,” lanjur Ronaldo, yang pernah berseragam Madrid pada 2005-2007 ini.

“Para pemain hebat selalu disambut di Real Madrid.” tutup Ronaldo.

Mino Raiola Belum Berbicara dengan Klub Lain Terkait Donnarumma

Mino Raiola Belum Berbicara dengan Klub Lain Terkait Donnarumma

Agen Gianluigi Donnarumma, Mino Raiola, membantah rumor yang mengatakan bahwa dirinya berusaha membawa Donnarumma ke tim-tim dominan seperti Real Madrid, Juventus, atau Paris Saint-Germain. Raiola mengaku belum berbicara dengan klub lain terkait Donnarumma.

Donnarumma sendiri sudah menolak perpanjangan kontrak yang ditawarkan oleh AC Milan. Kiper muda berusia 18 tahun itu hanya memiliki kontrak hingga musim panas 2018.

Situasi tersebut membuat Donnarumma diduga sudah hampir pasti meninggalkan Milan. Dia bisa saja dijual di bursa transfer musimqpanas ini atau pergi secara cuma-cuma pada tahun depan.

Bakat besar Donnarumma membuatnya dikaitkan dengan banyak klub besar termasuk yang sudah disebutkan diatas. Namun, Raiola mengaku belum berbicara dengan klub-klub itu.

“Saya belum bicara dengan klub mana pun, dan kami juga belum menyepakati apapun dengan tim manapun,” ujar Raiola.

“Dia sudah mendapat tawaran dari Juventus, Real Madrid, dan klub-klub besar ketika usianya masih 14 tahun, jika dia ingin pergi, dia akan melakukannya dari dulu. Saya bisa meyakinkan kalian bahwa tidak akan ada transfer kilat,” imbuhnya.

“Saya sudah menjamin bahwa kami tidak akan pergi secara cuma-cuma. Jadi, tak perlu terburu-buru teken kontrak. Saya ingin pendekatan yang lebih bertahap. Kami dipaksa untuk membuat keputusan ketika kami belum siap, jadi kami menolak,” kata Raiola.